Kamis, 12 November 2015

Negara Maju


A.    Karakteristik Negara Maju

1.      Pendapatan per Kapita yang Tinggi
Pendapatan per kapita adalah ukuran standar hidup suatu negara yang diperoleh dengan cara membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduknya. Pendapatan per kapita menggambarkan keadaan ekonomi suatu negara. Negara yang mampu mengoptimalkan sumber daya perekonomiannya akan berdampak pada pendapatan per kapitanya. Pendapatan per kapita sering digunakan sebagai tolak ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara

 PDN per kapita =                PDB / tahun t              
                                jumlah penduduk pada tahun t

Posisi pendapatan per kapita Indonesia dibanding dengan posisi pendapatan per kapita negara lain.
Nomor
Negara
Pendapatan per kapita
(dolar AS )
1
Amerika Serikat
53.143
2
Jerman
45.085
3
Jepang
38.492
4
Inggris
39.351
5
Perancis
41.421
6
Indonesia
3.475


2.      Tingkat Kemiskinan yang Rendah
Sebagian penduduk di negara maju juga termasuk kelompok miskin berdasarkan kriteria batas atau garis kemiskinannya. Hanya saja di negara majuterdapat jaminan sosial yang lebih baik. Negara memberikan berbagai bantuan bagi penduduknya yang miskin, seperti layanan kesehatan dan kebutuhan hidup mendasar lainnya.


3.      Laju Pertumbuhan Penduduk yang Rendah
Data menunjuka adanya kecenderungan negara maju mengalami gejala penurunan laju pertumbuhan. Bahkan, ada negara yang mengalami laju pertumbuhan negatif. Artinya jumlah penduduknya mengalami penurunan.

Faktor yang mempengaruhi perlambatan laju pertumbuhan penduduk :
·         Penduduk di negara maju berpendapat bahwa banyak anak akan memperlambat kariernya.
·         Laki-laki dan perempuan umumnya memiliki kesibukan sehingga megurangi kesempatan untuk memiliki anak dalam jumlah banyak.
·         Rata-rata usia menikah relatif tinggi sehingga kemungkinan memiliki banyak anak terbatas.
·         Pelayanan kesehatan sangat memadai.

Laju pertumbuhan penduduk di Indonesia dan negara maju lainnya.
Nomor
Negara
Laju pertumbuhan penduduk
Alami ( natural increase )
1
Amerika Serikat
0,5
2
Jerman
-0,2
3
Jepang
-0,2
4
Inggris
0,4
5
Perancis
0,4
6
Indonesia
1,3

a)      Pertumbuhan Penduduk Alami
Pertumbuhan penduduk alami adalah pertumbuhan penduduk yang dihitung dari selisih antara kelahiran dan kematian suatu wilayah. Pertumbuhan penduduk alami dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut. :
X = L – M
Keterangan :
X = pertumbuhan penduduk alami
L = jumlah kelahiran
M = jumlah kematian
b)      Pertumbuhan Penduduk Total
Pertumbuhan penduduk total adalah suatu pertambahan penduduk yang tidak hanya merupakan selisih kelahiran dan kematian namun juga memperhatikan migrasi penduduk.
X = (L – M) + (I – E)
Keterangan:
X = pertumbuhan penduduk total
L = jumlah kelahiran


4.      Tingkat Pendidikan Penduduk yang Tinggi
Tingkat pendidikan penduduk dapat dilihat dari rata-rata lama sekolah yang dicapai oleh penduduk. Rata-rata lama sekolah di negara maju jauh lebih tinggi. Hal ini dimungkinkan karena negara mampu membangun fasilitas pendidikan yang memadai dan penduduk memiliki pendapatan yang tinggi sehingga mampu menyekolahkan anaknya sampai jenjang tertinggi.
Indikator pendidikan juga dapat dilihat dari partisipasi penduduk dalam pendidikan. Di negara maju, hampir semua warganya dapat menamatkan sekolahnya hingga menengah atas bahkan perguruan tinggi.

Tingkat melek huruf di Indonesia dan beberapa negara maju.
Nomor
Nama Negara
Angka Melek Huruf
Rata-rata lama sekolah ( tahun )
1
Amerika Serikat
97
16,5
2
Jerman
99
16,3
3
Jepang
99
15,5
4
Inggris
99
16,2
5
Prancis
99
16,0
6
Indonesia
87,9
12,7


5.      Kemajuan Teknologi yang Tinggi.
Perkembangan industri di negara maju didorong kemajuan teknologi eksploitasi atau pemanfaatan SDA makin mudah dan cepat dengan bantuan teknologi sehingga mampu memberikan hasil yang optimal. Negara yang tidak memiliki SDA pun dapat mengelola SDA yang didatangkan dari negara lain dengan bantuan teknologi.


6.      Keadaan Sosial Budaya
Masyarakat negara maju memiliki pemikiran yang logis. Mereka tidak percaya dengan hal-hal mistis dan takhayul. Bagi mereka, keberhasilan tidak diraih dengan serta-merta, tetapi dengan kerja keras dan perencanaan.


7.      Industrialisasi Berkembang Pesat
Indrustri di negara maju berkembang pesat sehingga banyak penduduk yang tertarik bekerja pada sektor tersebut dengan imbalan yang lebih baik. Sedangkan sektor pertanian dilakukan secara mekanis sehingga makin sedikit menyerap tenaga kerja.

Perbandingan sektor industri dan pertanian di Indonesia dan beberapa negara maju.
Negara
Indusri
Jasa
Pertanian
Amerika Serikat
20,7
78,3
1
Jerman
28,6
70,3
1,1
Jepang
25,3
73,5
1,3
Inggris
26
72,9
1,1
Prancis
21,4
76,1
2,5
Indonesia
23,77
10,84
14,98


B.     Upaya Indonesia menjadi Negara Maju

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menjadi negara maju yang telah menunjukkan hasilnya walaupun masih harus terus dikembangkan.

1.      Peningkatan Pendapatan per Kapita
Dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, pemerintah menargetkan pendapatan per kapita sebesar 7.000 dolar AS. Sementara itu, Bank Dunia menyebutkan bahwa pendapatan per kapita Indonesia pada tahun 2013 mencapai 3.475 dolar AS. Beberapa program yang dikembangkan pemerintah untuk peningkatan pendapatan adalah :
·         Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM)
·         Pengembangan usaha kecil dan koperasi
·         penyediaan infrastruktur di pedesaan, dan lain-lain

.
2.      Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan
Indonesia menyadari bahwa pendidikan merupakan kunci keberhasilan dalam pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia menganggarkan 20% APBN untuk sektor pendidikan. Berbagai program tengah dilaksanakan untuk perluasan akses dan kualitas pendidikan. Perluasan akses pendidikan dilakukan dengan cara
·         menambah jumlah kelas atau rombongan belajar dan pembangunan sekolah baru.
·         Memberikan bantuan operasional sekolah (BOS) dan berbagai jenis beasiswa.
·         Secara terus-menerus memberikan berbagai macam pelatihan bagi para pendidik.
·         Pemerintah menyediakan dan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan berupa alat dan media pembelajaran, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain.
·         Pemerintah menerapkan program besiswa, sekolah gratis, dan proram wajib belajar untuk mempermudah akses memperoleh pendidikan bagi masyarakat.


3.      Penguasaan Iptek
Negara maju sangat didukung oleh ilmu pegetahuan dan teknologi. Dengan penguasaan iptek, pengelolaan sumber daya alam makin efisien dan memiliki nilai tambah yang sangat besar. Sayangnya, pembangunan di bidang iptek masih menghadapi banyak permasalahan seperti :
·         Masih rendahnya kualitas sumber daya manusia
·         Kecilnya anggaran iptek
·         Belum terjalinnya komunikasi antara pengembang untuk iptek dengan pengguna iptek khususnya industri

Pemerintah berupaya mengembangkan iptek melalui berbagai program seperti :
·         Peningkatan kualitas penelitian
·         Pemberian insentif
·         Percepatan alih teknologi
·         Penguatan kelembagaan iptek
·         Pemanfaatan sistem inovasi nasional
·         Mengembangkan proses alih teknologi dengan melakukan kerja sama antarpemerintah melalui beasiswa pendidikan ke luar negeri
·         Pengembangan kebijakan alih teknologi dengan perusahaan luar yang beroperasi di Indonesia
·         dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar